Jalur Poso Pesisir Selatan Diperketat

0
154
POSO RAYA - Satuan tugas Operasi Tinombala 2016 semakin meningkatkan kewaspadaan akan kemungkinan adanya aksi balasan atas tewasnya gembong Majelis Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Santoso dan anak buahnya, Mukhtar ditangan aparat keamanan. Konsentrasi aparat gabungan salah satunya dengan meningkatkan pengawasan terhadap orang dan kendaraan yang melintas khususnya di wilayah seperti Poso Pesisir bersaudara. Seperti yang terlihat di desa Pantangolemba, Poso Pesisir Selatan, Rabu (20/7)kemarin. Sejumlah aparat keamanan bersenjata lengkap dari TNI dan Polri berjaga dijalan dan memeriksa setiap orang dan kendaraan yang melintas keluar masuk jalan yang menghubungkan desa itu dengan Padalembara dan Taunca. Kawasan ini berbatasan dengan hutan pegunungan yang menjadi salah satu lokasi yang kerap dijadikan lokasi persembunyian Santoso dan kelompoknya sejak operasi dimulai 10 Januari 2016. Kepala Operasi Daerah Tinombala 2016 Kombes Leo Bona Lubis mengatakan terhadap kemungkinan adanya aksi balas dendam dari kelompok MIT atau simpatisan kelompok ini pihaknya terus meningkatkan kewaspadaan disejumlah titik khususnya yang masuk dalam 7 sektor yakni Poso Pesisir, Pesisir Utara, Pesisir Selatan hingga Lembah Napu yang meliputi 4 kecamatan. Operasi Tinombala 2016 membagi wilayah operasinya dalam 4 sektor dimana intensitas perburuan Santoso dipusatkan di sektor 2 yakni Poso Pesisir dan sektor 3 di kecamatan Poso Pesisir Selatan.(YHL)

POSO PESISIR – Satuan tugas Operasi Tinombala 2016 semakin meningkatkan kewaspadaan akan kemungkinan adanya aksi balasan atas tewasnya gembong Majelis Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Santoso dan anak buahnya, Mukhtar ditangan aparat keamanan. Konsentrasi aparat gabungan salah satunya dengan meningkatkan pengawasan terhadap orang dan kendaraan yang melintas khususnya di wilayah seperti Poso Pesisir bersaudara.
Seperti yang terlihat di desa Pantangolemba, Poso Pesisir Selatan, Rabu (20/7)kemarin. Sejumlah aparat keamanan bersenjata lengkap dari TNI dan Polri berjaga dijalan dan memeriksa setiap orang dan kendaraan yang melintas keluar masuk jalan yang menghubungkan desa itu dengan Padalembara dan Taunca. Kawasan ini berbatasan dengan hutan pegunungan yang menjadi salah satu lokasi yang kerap dijadikan lokasi persembunyian Santoso dan kelompoknya sejak operasi dimulai 10 Januari 2016.
Kepala Operasi Daerah Tinombala 2016 Kombes Leo Bona Lubis mengatakan terhadap kemungkinan adanya aksi balas dendam dari kelompok MIT atau simpatisan kelompok ini pihaknya terus meningkatkan kewaspadaan disejumlah titik khususnya yang masuk dalam 7 sektor yakni Poso Pesisir, Pesisir Utara, Pesisir Selatan hingga Lembah Napu yang meliputi 4 kecamatan.
Operasi Tinombala 2016 membagi wilayah operasinya dalam 4 sektor dimana intensitas perburuan Santoso dipusatkan di sektor 2 yakni Poso Pesisir dan sektor 3 di kecamatan Poso Pesisir Selatan.(YHL)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY