Dinkes Perketat Pengawasan di Puskesmas

0
179
dr Djani Moula

POSO KOTA – Dinas Kesehatan Kabupaten Poso,Tengah kini terus memperketat pengawasan pendistribusian seluruh jenis vaksin dan obat- obatan yang masuk ke Puskesmas.Pengawasan ketat tersebut dilakukan untuk mengantisipasi adanya masuknya vaksin-vaksin palsu yang kini banyak ditemukan dibeberapa wilayah di Indonesia.
Kepala Dinas kesehatan, dr.Djani Moula, kepada media ini mengatakan sejauh ini memperketat pengawasan terhadap seluruh Puskesmas sekabupaten Poso.Menurutnya,selain mengeluarkan surat edaran,pihaknya juga secara rutin dengan membentuk tim pengawasan internal kepada semua Puskesmas baik yang ada didalam kota,hingga ke pelosok kecamatan dan Desa.
‘’Meskipun belum kita temukan adanya penggunaan atau penyalahgunaan vaksin palsu,kita tetap harus waspada,tentunya kita fokus kepada Puskesmas sebagai pusat pelayanan masyarakat yang rawan disusupi oleh oknum tertentu dalam mengedarkan vaksin palsu,’’ tutur Djani Moula.
Kadis menambahkan jika kinerja tim pengawas dalam setiap melakukan kunjungan ke Peskesmas secara rutin,selain memeriksa jenis-jenis vaksin ,para petugas juga ikut memeriksa seluruh jenis obat-obatan yang kemungkinan sudah dianggap melewati tanggal pemakaian atau expired.Selain pengawasan vaksin palsu,pengawasan terhadap berbagai jenis obat-obatan lainnya juga juga ikut diperketat termasuk jika sudah tidak layak pakai agar tidak menimbulkan korban.
‘’Sebelum ditemukan ada yang Palsu,banyak hal yang bisa kita lakukan sebagai bentuk antisipasi,termasuk memusnahkan seluruh botol bekas vaksin yang sudah dipakai dengan cara dihancurkan agar  tidak bisa lagi diisi dengan vaksin palsu,’’ jelasnya.
Pengawasan ketat peredaran vaksin palsu di wilayah kabupaten Poso oleh Dinkes tesebut sedianya akan terus dilakukan secara rutin,termasuk dengan  pengecekan seluruh pendingin pusat penyimpanan vaksin yang ada di gudang Farmasi.Dinkes sebagai pusat distribusi seluruh jenis vaksin dan obat-obatan lainnya harus betul betul memastikan seluruh jenis vaksin dan obat sebelum didistribusikan ke pihak Rumah Sakit dan Puskesmas dalam kondisi aman dan steril.(MSR)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY