Poso Kota Bersaudara Jadi Pilot Project

0
170
BRAMY L LIMBONG

POSO KOTA – Tiga kecamatan di wilayah Poso Kota Bersaudara yakni Kecamatan Poso Kota, Poso Kota Utara dan Poso Kota Selatan sebagai Pilot Project dalam penanganan kasus narkoba di Kabupaten Poso. Hal itu diungkapkan Ketua Pengurus Persekutuan Pemuda Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST),Bramy L. Limbong, dalam siaran persnya, baru-baru ini.
Dia menyebutkan, gagasan proyek perubahan ini juga telah tereplikasi di-19 Kecematan se-Kabupaten Poso, hal ini ditandai dengan adanya penandatanganan Deklarasi Anti Narkoba oleh Pemuda Gereja Kristen Sulawesi Tengah pada pelaksanaan Pekan Raya Pemuda Grejawi Ke-8 Tahun 2016 yang di pusatkan di Desa Gintu Kecamatan Lore Selatan yang dihadiri oleh 4.500 orang pemuda GKST.
Dia menjelaskan, tujuan gagasan Proyek Perubahan yang diprakarsai Peserta Diklat PIM II LAN  Makassar Ir. Heningsih E.G. Tampai, sebagai upaya untuk pencegahan dan penanganan Kasus Narkoba, melalui Pola Kerja Model  Sintuwu Maroso.
Dia menyebutkan, dalam model tersebut pihaknya melibatkan pemerintah daerah, sekolah-sekolah dan masyarakat serta pelaksanaan rehabilitasi para korban narkoba dapat terwujud karena adanya dukungan stakeholder terutama BNN Kabupaten Poso.
“Untuk mewujudkan tujuan tersebut terlebih dahulu Reformer Ir. Heningsih E.G. Tampai,  bersama Tim Internal dan Tim Efektif melaksanakan penyuluhan Narkoba di sekolah, SKPD dan masyarakat serta pembentukan Tim Peduli  Sahabat di Sekolah, Tim Peduli Narkoba di SKPD dan Satgas Anti Narkoba pada 3 kecamatan di wilayah Poso Kota Bersaudara dan menjadikannya sebagai  Pilot Project,” ujarnya.
Dia menambahkan, para tim inilah yang selanjutnya bekerja mengkampanyekan Lawan Narkoba, memantau dan mengawasi lingkungannya sekaligus melakukan penjangkauan korban narkoba untuk diajak direhabilitasi pada klinik yang sudah disediakan bersama BNN Kabupaten Poso.
“Program ini berkontribusi memberi manfaat yaitu terbangunnya sistem atau jaringan kerja yang membentengi peredaran narkoba di Kabupaten Poso serta adanya partisipasi  masyarakat untuk lawan narkoba,” tandasnya. RHM/*
.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY