Sama-Sama mengaku Jadi Korban KDRT

0
133
ilustrasi KDRT

POSO KOTA – Seorang Bidan PTT (Pegawai Tidak Tetap) di kelurahan Bonesompe Kecamatan Poso Kota Utara, berinisial A berharap pihak Kepolisian memproses hukum hingga tuntas terkait kasus penganiayaan yang dialaminya berikut anaknya yang baru berusia 1 tahun yang dilakukan oleh seorang pegawai sukarela dari rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Poso yang tidak lain adalah suaminya sendiri berinisial Z.
“Saya ditendang, saya ditempeleng, badan memar, kepala saya berdarah, sedangkan anak saya yang berusia 1 tahun 2 bulan juga mengalami memar di pipi dan dibelakangnya, anak saya muntah’ ungkap Bidan A kepada Poso Raya dengan nada sedih.

Menurutnya penganiayaan tersebut terjadi setelah ia menolak permintaan suaminya itu untuk berhubungan suami istri karena saat ini sedang dalam proses persidangan terkait gugatan cerai yang dilayangkan oleh suaminya tersebut di Pengadilan Agama Poso” Jam 2 malam, tepatnya di Polindes disitu suami dengan alasan minta berhubungan suami istri tapi saya menolak karena saya sudah digugat cerai, disitu terjadi percekcokan yang berujung pada tindak kekerasan”

Diakui oleh Bidan A, saat itu tidak ada warga yang datang menolongnya meskipun suara ribut ribut itu terdengar kuat “Mungkin karena dianggap persoalan rumah tangga, jadi tidak ada yang datang menolong, selama ini memang tidak ada yang tahu bahwa saya sedang dalam proses sidang gugatan cerai oleh suami saya sendiri”

Pasca kejadian tersebut, Bidan A yang telah bertugas di Polindes Bonesompe sejak Agustus 2015 itu merasa trauma dan takut, meskipun demikian ia tetap berada untuk bertugas di Polindes Bonesompe tersebut untuk melayani pasien “saya sudah lapor ke Polisi kasus ini, dan sedang berproses”.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Poso AKP Holmes Saragih mengatakan kasus tersebut sedang dalam proses penanganan di Polisi “Laporannya baru dua hari yang lalu, dan kini masih dalam proses penanganan dimana kami sedang memanggil saksi saksi” jelas Holmes Saragih. Dijelaskannya kasus tersebut sedang didalami karena ternyata Bidan A itu juga dilaporkan oleh suaminya kepada Polisi atas dugaan tindak kekerasan dalam rumah tangga “Sedang kami dalami karena suami yang bersangkutan itu juga melaporkan yang bersangkutan atas dugaan tindak KDRT” jelas AKP Holmes Saragih.(YHL)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY