RTH Harus Mudah Diakses dan Gratis

0
135
Setelah dibongkar rencananya lokaksi eks pasar Sentral ini akan dijadikan ruang terbuka hijau.(foto :dok)

POSO KOTA – Rencana pemerintah daerah menjadikan lokasi eks pasar Sentral menjadi ruang terbuka hijau (RTH) mendapay banyak dukungan. Selain membuat kota menjadi lebih indah, kebijakan itu juga membuat warga memiliki tempat untuk berinteraksi sambil berekreasi setiap hari. Namun nantinya jika jadi dibangun, RTH seharusnya mudah diakses seluruh warga dan gratis.
Direktur LPMS Budiman Maliki mengungkapkan, proses menjadikan eks pasar terbesar di Poso itu menjadi RTH harus pula mempertimbangkan aspek psikologi warga eks pedagang yang direlokasi paksa beberapa waktu lalu.
“Harus dijamin juga bahwa konsep pembangunan RTH nantinya tidak berdampak buruk bagi kehidupan sosial, ekonomi dan budaya warga sekitarnya,”kata Budiman. Hingga kini memang pemda belum secara resmi memutuskan kapan melakukan pembangunan fasilitas ruang terbuka itu. Bahkan konsep rancangannya pun hingga kini belum diketahui masyarakat. Salah seorang arsitek Poso, David Towengke mengatakan, pembangunan RTH dilokasi eks pasar itu sebaiknya menjadi momen mengangkat kembali budaya Poso yang ditampilkan dalam bentuk arsitektur bangunannya. David membayangkan, dilokasi RTH Poso nanti berdiri sebuah museum yang bisa menjadi tempat orang belajar dan mengenal sejarah dan budaya Poso.(IAN)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY