DPRD Minta Perbaikan Data RPJMD, Dukung Pembangunan Infrastruktur Berbasis RTRW

0
119
Soeharto Kandar

POSO KOTA – DPRD kabupaten Poso menyampaikan sedikit’koreksi’ terhadap dokumen rancangan rencana pembangunan jangka menengah (RPJMD) kabupaten Poso 2016-2021. Wakil Ketua DPRD, Soeharto Kandar mengungkapkan terdapat kekeliruan pada penyajian data pada proyeksi pengeluaran yang jumlahnya lebih kecil.
“Jika penyajian datanya keliru, maka keliru semuanya, ini harus dikoreksi,”kata Soeharto. Data akurat dalam RPJMD memang sangat diperlukan karena dokumen ini menjadi panduan bagi semua SKPD dalam menyusun program kerja mereka. Ketelitian dalam menyusun data menjadi sangat penting sehingga tidak terjadi kekeliruan massal di SKPD dikemudian hari.
Kekeliruan kecil seperti ini memang tidaklah terlalu substansial bila dibanding isi RPJMD yang sudah sangat baik isinya. Namun menurut Direktur LPMS, Budiman Maliki, kehati-hatian menjadi tidak kalah penting sebab menyangkut hajat hidup masyarakat kabupaten Poso.
Hal menarik lain dari RPJMD kali ini adalah pembangunan infrastruktur berbasis Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) yang kemudian diturunkan dalam rencana detail tata ruang (RDTR). Sebenarnya ini adalah model yang lumrah, namun seperti yang diungkapkan beberapa kepala desa yang tergabung dalam forum desa membangun, terkadang kebutuhan yang mereka usulkan tidak sesuai dengan yang kemudian diturunkan pemda.
“Lain yang kita usulkan lain yang datang, kita terpaksa terima saja, sebab nanti belakang baru kepala desa dicari,”keluh Weinsmeo Tolidunde, kepala desa Tolambo, Pamona Tenggara.
Soeharto Kandar menyatakan dukungan lembaganya terhadap model pembangunan infrastruktur yang berbasis RTRW dan RDTR yang artinya melalui rencana matang berdasarkan kebutuhan dan disesuaikan dengan kondisi wilayah.(IAN)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY