Menengok Kreatifitas Anak Muda Poso, Populerkan Celana Dengan Merk Dagang Sendiri

0
147

POSO KOTA – Anak-anak muda Poso itu kreatif dan bukan kriminalis. Para pemuda yang ada di Poso juga mampu mandiri, bahkan bisa menciptakan lapangan pekerjaan. Itulah yang tersirat dari percakapan bersama salah seorang anak muda di Poso, yang kini menggeluti usaha menjahit pakaian.
Dia adalah Dirhamsyah alias Jagu (34). Pemuda berambut gondrong yang menjalankan usaha mandiri yang diberi nama Rumah Jeans, bersama beberapa teman-temannya. Usaha jahit-menjahit pakaian dari bahan jeans itu, berlokasi di jalan Pulau Irian, kelurahan Gebang Rejo, kecamatan Poso Kota, Poso, Sulawesi Tengah.  Produk yang mereka hasilkan diberi label Hu’Lea.
Saat ini, Rumah Jeans baru menerima pesanan untuk celana panjang, celana pendek dan jaket dari bahan jeans, dengan model dan warna sesuai pesanan.
Usaha yang baru dirintis sejak satu bulan lalu itu, ternyata memiliki prospek yang baik. Rumah Jeans pun kebanjiran pesanan. Namun, Jagu mengaku masih memiliki keterbatasan. Yakni, beberapa peralatan yang mereka gunakan masih belum lengkap.
“Terus terang kami masih belum memiliki beberapa alat lagi yang dibutuhkan dalam jahit-menjahit. Satu diantaranya adalah mesin pelubang kancing. Tapi itu tadi, karena anak muda Poso itu kreatif, kami bisa mengakali, sehingga produk yang kami hasilkan juga bisa seperti produk pabrikan lain dari luar Poso,” aku Jagu.
Didalam usaha Rumah Jeans, juga ternyata ada beberapa pemuda Poso yang merupakan mantan kombatan, yang pernah terlibat dalam konflik Poso. Namun, mereka mengaku itu adalah masa lalu. Dan kini hidup normal, berdasarkan sifat manusiawi untuk kembali hidup bersama keluarga.
“Untuk menghilangkan pikiran-pikiran dulu, kita undang teman-teman aparat untuk datang ke tempat kita. Alhamdulillah mereka mau pesan celana disini,” ujar Jagu.
Rumah Jeans didirikan bersama oleh sekelompok anak muda Poso, dengan modal awal sebesar Rp. 50 juta. Dana tersebut mereka peroleh dari keuntungan paket proyek yang diberikan kepada mereka, dalam kemitraan yang terjalin antara pemuda Poso dengan istitusi tertentu.
Tak hanya Rumah Jeans, ada pula usaha lainnya yang juga dikelola oleh anak-anak muda Poso. Usaha percetakan dan sablon yang diberi nama ABI, singkatan dari Anak Binaan Indonesia, juga dikelola oleh anak-anak muda Poso.
Usaha tersebut berlokasi di jalan Agus Salim, kelurahan Bonesompe, kecamatan Poso Kota. Didirikan oleh Iin alias Brur bersama kawannya Apunk. Kemudian seiring dengan perkembangan waktu, usaha percetakan dan sablon yang mulai berkembang itu selanjutnya telah memiliki beberapa orang tenaga kerja, yang tak lain adalah anak-anak muda Poso.
Hanya dengan peralatan standard dan seadanya, percetakan ABI mulai menerima pesanan. Dan ternyata hasil karya mereka juga layak diperhitungkan. Beberapa papan reklame yang terpasang di seputaran kota Poso, adalah buah karya mereka.
Stiker, kaos, dan berbagai cetakan di atas segala dasar mampu mereka hasilkan. “Kita kerjakan sesuai pesanan. Asal sudah cocok harga antara pemesan dengan kita, langsung kita serambang,” ujar Apunk sedikit bergurau.
Sama seperti halnya pengusaha lain, Brur dan Apunk juga ingin usaha mereka berkembang. Karena itu, dengan segala kemampuan dan kreatifitas yang dimiliki, mereka sajikan dalam setiap pesanan barang cetakan dan sablon yang mereka terima.(MM)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY