PDAM Buka Peluang Kerjasama dengan Investor

0
179
Direktur PDAM Poso, Munawir

POSO KOTA – Upaya Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Poso  untuk terus mengembangkan sayap usaha, saat ini  direktur utamanya  dijabat Ir. Munawir MM melakukan kiat baru dengan memberikan peluang kepada  investor swasta untuk bekerjasama sekaligus menanamkan modal kepada perusahaan daerah ini. Langkah ini  menurut direktur Munawir, bukan hanya menguntungkan PDAM melainkan juga  bagi investor yang masuk. “ “Bila kerjasama dengan pihak swasta terealisasi  perusahaan ini bisa menciptakan omzet tidak kurang dari 5,4 Miliar rupiah. Pendapatan tersebut  bersumber dari penambahan pelanggan yang kami targetkan sekitar 20.000 sambungan baru.” Terang Direktur Munawir kepada Poso Raya. Rabu (22/6).
Disebut oleh Munawir, Selain perusahaan swasta  bisa juga pemerintah daerah (Pemda) yang menanamkan sahamnya.”Kalau pemda yang menanamkan saham. justru  daerah akan untung  dalam  dua sisi sekaligus. Pertama, mereka akan mendapatkan  keuntungan dari  perhitungan laba usaha. Kedua, daerah masih akan mendapatkan  keuntungan  dari  beban Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang menjadi tanggungjawab kami. Perusahaan ini kan  dibangun  sebagai salah satu  sarana untuk  mendongkrak pendapatan daerah kabupaten Poso. Jika hasil usaha  PDAM bisa mencapai target pendapatan  seperti yang saya sebutkan di atas, maka Kami dapat memberikan kontribusi kepada daerah di atas 2 miliar rupiah/ Tahun.” Tuturnya.
Terkait rencana kerjasama ini pihak PDAM mengaku telah mendapatkan  calon investor swasta yang berminat kerjasama dengan mereka. Ditanya  siapa yang ingin menanamkan modal ke PDAM tersebut, Munawir masih menampik untuk menjawabnya.”Kalau soal siapa orangnya jangan dulu wartawan  tanya soal itu. Yang jelas  dalam pertemuan kami dengan bersangkutan, kelihatan beliau sangat antusias dengan rencana kerja kami tawarkan. Yang jelas rencana ini sudah saya paparkan juga kepada Bupati Poso Darmin A Sigilipu. Kami sangat bersyukur karena beliau ternyata  sangat  mendukung. Justru karena sambutan beliau seperti itu makanya kami semua yang bekerja di PDAM selalu berusaha agar bisa juga memberikan kontribusi sesuai kemampuan perusahaan kepada daerah. ” Kata Munawir seraya menampik menyebut calon donaturnya.
Terkait peralatan PDAM yang masih menggunakan sistim pompanisasi, Munawir menjelaskan  bahwa PDAM sekarang sedang membangun  sambungan pipa baru lebih modern dan  sudah menggunakan sistim gravitasi. Alat ini secara otomatis akan  menghilangkan  beban biaya operasional perusahaan bidang pembayaran listrik  mencapai RP 200.000,000,00- “Bayangkan saja  beban harus di tanggung PDAM selama ini. Biaya listrik saja kami harus membayar setiap bulan tidak kurang dari Rp 200.000.000,00- belum biaya lainya. Itulah sebabnya sehingga kami terpaksa harus menagih pelanggan karena  menutupi biaya yang tidak kecil itu,” Ungkapnya.Nan

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY