Tito Karnavian Calon Tunggal Kapolri, Lama Bertugas di Poso, Tulis Buku Penindakan Para DPO

0
142
Komjen Tito Karnavian

POSO KOTA – Komjen Tito Karnavian akhirnya menjadi calon tunggal Kapolri yang diajukan Presiden Jokowi ke DPRD untuk di fit and proper test guna menggantikan Jenderal Badrodin Haiti yang memasuki masa pensiun bulan Juli nanti.
Bagi warga kabupaten Poso, nama Tito Karnavian sudah tidak asing. Sejak sekitar tahun 2005 lalu, kepala BNPT yang ketika itu masih berpangkat Kombes itu sudah bertugas disini untuk menangkap sejumlah DPO yang dipimpin Basri.
Kisah bagaimana pengungkapan berbagai kasus terorisme di Poso sebelum era Santoso kemudian dituliskan Tito Karnavian dalam sebuah buku berjudul Poso Top Secret. Sebuah buku yang sangat tebal itu berisi kronologi bagaimana para pelaku kekerasan itu menjalankan aksinya dan bagaimana upaya Satgas Kepolisian menangani dan menangkap mereka.

Ditengah meningkatnya ancaman terorisme di Indonesia, nama lulusan terbaik AKPOL tahun 1987 ini dianggap salah seorang perwira yang memiliki kompetensi paling bagus dalam menanganinya. Hal itu diakui oleh Menkopolhukam Luhut Binsar Pandjaitan. hal ini pula yang mengantarkannya menjadi kepala BNPT menggantikan Saud Usman Nasution yang pensiun.
Salah satu prestasi penting Tito sebelum bertugas di kabupaten Poso adalah menangkap Tommy Soeharto, salah satu orang yang pernah paling berkuasa di Indonesia ketika masih dipimpin Soeharto. Tommy, putra kesayangan Soeharto ketika itu buron setelah menjadi otak pembunuhan hakim agung Syafiuddin Kartasasmita pada Juli 2001. Gembong teroris DR Azhari juga berhasil dilumpuhkan dibawah kepemimpinan Tito di Batu Malang pada 2005 serta Noordin M Top pada 2009 silam.
Dicalonkannya Komjen Tito Karnavian menjadi Kapolri menjadi menarik karena dia akan memimpin 4 seniornya yang lebih dahulu menyandang pangkat Komjen yakni Budi Gunawan (Wakapolri), Budi Waseso (kepala BNN), Dwi Priyatno (Irwasum), Suhardi Alius (Sekretaris utama Lemhanas).(*)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY