6 Pemuda di Morut Perkosa Gadis Belia, Salah Seorang Pelaku Adalah Pacar Korban

0
235
ilustrasi pemerkosaan

MOROWALI – Enam pemuda yang ada di Kecamatan Petasia Timur Kabupaten di Morowali Utara Sulawesi Tengah, sudah seharusnya berhadapan dengan hukum, pasalnya pada menjelang perayaan Hari Valentine Februari lalu, memperkosa seorang gadis belia yang  masih di bawah umur.

Kasus ini telah bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Poso  dan telah memasuki tahap pemeriksaan saksi-saksi. Kasus ini sebelumnya telah ditangani Polres Morowali  dan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Morowali (Kejari) Morowali. Kasus ini ditangani oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Morowali,  Irwan Ashadi, SH dan  Didampingi penasehat hukum , Fadli Husain, SH

Fadli Husain, SH penasehat hukum  terdakwa  menyebutkan, salah satu pelaku tidak lain adalah pacar korban berinisial RM (17),  yang sebelumnya mengajak korban SD (16) ke rumah temannya, sebelum nasib naas menimpa korban SD.
Dia mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar  tanggal 11 Februari 2016 lalu sekitar pukul 19.00 Wita, di Desa Bunta Kecamatan Petasia Timur Kabupaten Morowali Utara.  Saat itu terdakwa RM datang ke rumah korban untuk mengajak korban  jalan-jalan. Korban pun tak menolak ajakan terdakwa, karena terdakwa RM merupakan pacar korban. Tak berapa lama, selanjutnya terdakwa RM mengajak korban ke rumah salah satu temannya yang tidak jauh dari tempat pertama mereka tuju.

Namun di luar sangkaan korban SD, sesampainya di rumah temannya, setelah berbincang dengan teman-teman terdakwa RM,  peristiwa naas yang merenggut masa depan korban terjadi. Lima orang teman terdakwa tidak lain adalah pemuda dewasa, juga ikut menggilir SD secara bergantian. Sementara terdakwa RM, disuruh menunggu di teras rumah. Setelah peristiwa itu terjadi kemudian RM mengajak pulang SD ke rumahnya dan  di tempat itu juga RM menggauli korban.
Karena tidak pulang selama dua hari, orang tua korban akhirnya melaporkan ke hal tersebut ke Polisi.
“ Dari enam pelaku tersebut, hanya RM tidak ditahan karena masih di bawah umur. Sedangkan lima pelaku lainnya harus menjalani masa tahanan di rumah tahanan di Polres Morowali dan  Lembaga Pemasyarakatn  di Kolonodale Kabupaten Morowali Utara, untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya,” jelas Fais sapaan akrab Fadli Husain, di PN Poso, Rabu (15/6/2016).

Fais menyebutkan, pada sidang sebelumnya, JPU Irwan Ashadi, SH mendakwa terdakwa  RM dan lima orang temannya dalam berkas berbeda dengan dakwaan pasal 81 ayat 2  Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun  dan denda paling banyak Rp 5 miliar. RHM

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY