Jalani Hidup Normal, Mantan Kombatan Sepakat Lupakan Masa Lalu

0
156
Diskusi antara Danrem 132 Tadulako Kolonel Inf Saleh Mustafa (kedua dari kiri)bersama para pemuda kabupaten Poso dan wartawan membahas berbagai hal di kabupaten Poso.(foto :mita meinansi)

POSO KOTA – Setiap orang tentunya mempunyai kenangan dan pengalaman dalam kehidupannya, baik itu yang baik maupun yang buruk. Pengalaman itu akan menjadi pelajaran yang sangat berarti bagi setiap orang untuk melangkah kedepan.

Hal itu terungkap dari pernyataan mantan-mantan eks kombatan konflik Poso yang telah selesai menjalani hukuman di Lapas Petobo Palu. Salah satunya adalah Iin atau yang lebih dikenal dengan panggilan Brur, Aat dan Pian Jumpai alias Budo.

“Kalau kami tidak berlaku baik, tentunya kami tidak akan ada disini,” Ucapan itu disampaikan Pian saat pertemuan silaturahmi antara para eks kombatan dengan Dansatgaster Kol Inf Muhammad Saleh Mustafa, Dandim 1307 Poso, Kepala Dinas Pertanian kabupaten Poso, bersama para jurnalis Poso pekan lalu.

Dalam forum silaturahmi itu, Dansatgaster mengajak seluruh komponen masyarakat di kabupaten Poso untuk menyamakan visi bersama-sama membangun Poso, agar menjadi lebih baik  dengan mengangkat kearifan-kearifan budaya lokal  dan adat ketimuran menuju masyarakat yang bermartabat hidup sejahtera dan damai.

Para eks kombatan juga bertekad untuk meninggalkan masa lalunya yang tak menyenangkan, dan berjanji akan bersama-sama mendukung program pembangunan yang dilaksanakan oleh bupati Poso. Mereka sepakat untuk tidak mengulangi kesalahannya di masa lalu.

Dalam pertemuan itu juga disepakati bahwa peningkatan kesejahteraan harus diawali dari pembangunan dibidang pertanian, dimana masyarakat khususnya para petani diajak untuk meningkatkan ketahanan pangan, dengan cara  meningkatkan hasil produksi pertanian di wilayahnya menuju Swasembada Pangan di kabupaten Poso sesuai dengan nawacita Presiden RI.

Kepala Dinas Pertanian, Murniati Putosi, mengatakan dengan didampingi TNI, pihaknya berjanji untuk membantu program peningkatan ketahanan pangan, dengan menyalurkan sarana dan prasaran yang dibutuhkan masyarakat.(MM)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY