Alkhairaat Dukung Poso Raih Adipura, Perlu Didukung SDM Profesional

0
141
Said Karim

POSO  KOTA-  Said Karim, salah seorang  pengurus Alkhairaat  bidang pendidikan sekaligus  kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Alkhairaat Tongko , kepada Poso raya menyatakan sepakat dengan keinginan bupati Darmin A. Sigilipu yang menargetkan kabupaten Poso meraih piala Adipura.
“Saya sepakat dengan Pemikiran Bupati karena hal demikian tidaklah berlebihan. Penghargaan Adipura itu bisa didapat oleh daerah manapun asalkan mempunyai prestasi bidang pembangunan,” ujar Said Karim kepada Poso Raya. Kamis (9/6)
Bagi Said, Target tersebut merupakan langkah awal bagi pemerintah untuk berbenah pada semua bidang mulai dari perencanaan sampai pada infrastruktur pendukung, yang tidak kalah penting yakni perangkat managemen pengelolanya.
“Kalau semua elemen  masyarakat mempunyai pemikiran serupa dan mau bergegas  untuk meraih penghargaan itu, siapa bilang kita tidak mampu mendapatkan. Kami sendiri dari Alkhairaat sesuai petunjuk dari Komda, sudah diarahkan  untuk mendukung program pemerintah jika nuansanya untuk pengembangan Poso,” jelasnya.
Terkait pencapaian harapan tersebut menurut Said, bupati harus di dukung oleh orang-orang di Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) yang profesional  dan mau  berjuang bersama bupati memperbaiki citra Poso melalui Adipura. “Piala Adipura itu merupakan indikator keberhasilan suatu daerah dalam melakukan program pembangunan.Jika kita dapat memperolehnya  maka secara otomatis kabupaten ini akan tercatat namanya sebagai salah satu daerah yang memiliki prestasi,”katanya lagi. Untuk meraih harapan ini Karim mengatakan dukungan dari semua pihak teristimewa SKPD sebagai pelaksana utama sangat diperlukan. Mereka harus  mampu menjabarkan pikiran-pikiran kepaala daerah, kemudian di implementasikan dalam program kerja di setiap satuan pemerintahan.
Said menyebutkan, pencapaian Adipura sangat penting maknanya bagi  pemerintah dan  rakyat dan daerah ini.“Kita semua tahu bahwa  di mata dunia luar, Poso selalu di konotasikan sebagai wilayah paling bermasalah  karena didalamnya selalu di asumsikan sebagai pusat teroris. Paradigma ini yang harus kita hapus agar investor mau melirik sekaligus bersedia menanamkan modal.
“Salah satu cara menghapus aroma tidak sedap itu, yah,,Poso harus mampu memperlihatkan prestasinya,” Tukasnya. Nan

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY