Penerimaan Guru Hanya untuk Daerah Terpencil, Pemda Butuh Kebijakan Strategis

0
127
T Samsuri

POSO KOTA – Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian Daerah dan Reformasi Birokrasi (BKDRB), jumlah guru di kabupaten Poso saat ini sebanyak  6.638 orang dengan jumlah sekolah 618 yang tersebar di 19 kecamatan. Namun guru-guru yang berstatus PNS, honorer dan guru tetap yayasan ini tidak tersebar merata menyebabkan ada sekolah kekurangan guru.
Rencana mendistribusi guru-guru yang terkonsentrasi di kota ke sekolah yang masih mengalami kekurangan ternyata tidak mudah. Wakil Bupati T Samsuri mengatakan, untuk penerimaan guru nantinya akan diprioritaskan di wilayah-wilayah yang masih kekurangan tenaga pendidik seperti wilayah Lore bersaudara.
Sulitnya menyebarkan para guru ini diakui oleh kepala bidang dikdas dinas pendidikan dan kebudayaan, Frengki O Tompira. Menurut dia, alasan seperti usia para guru yang sudah tua dan jauh dari keluarga kerap menjadi kendala. Namun pihaknya kata Frengki tetap berupaya meski membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mewujudkannya.
Mencermati kondisi seperti ini, Direktur LPMS Budiman Maliki menilai alasan kesulitan yang disampaikan dinas Pendidikan dan Kebudayaan tidak terlalu strategis dan substantif dalam upaya mendistribusi guru ke daerah yang membutuhkannya.
“Sebaiknya pemda dan SKPD jangan ragu dalam menjalankan kebijakan pemerataan guru, kemauan pemerintah sangat dibutuhkan dalam menjalankan komitmen kebijakan ini, sebab situasi ini sudah berlangsung lama,”kata Budiman Maliki. Ditambahkannya, semakin lama pemerintah menunda maka akan menghambat akses keadilan dalam pelayanan pendidikan bagi anak-anak di daerah terpencil. LPMS meminta pemda menyusun sebuah konsep kebijakan strategis dalam upaya ini sehingga tidak hanya terkesan menawarkan pindah kepada para guru.(IAN)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY