Jalan Poros Uelincu–Panjoka Masih Memprihatinkan, Warga Minta Bupati Kunjungi Mereka

0
194
Butuh kerja keras untuk bisa melewati jalan yang menghubungkan desa Uelincu dan Panjoka di kecamatan Pamona Utara ini. Permintaan agar ada perbaikan sudah disampaikan warga sejak bertahun-tahun lalu.(foto :darwis)

PAMONA UTARA – Kondisi jalan yang menghubungkan Desa Uelincu dan Panjoka sampai saat ini masih memprihatinkan. Diketahui, kedua desa yang terletak di Kecamatan Pamona Utara itu, selama ini memang terkesan terisolir, bayangkan untuk bisa sampai di Sulewana, ibu kota kecamatan Pamona utara, masyarakat yang tinggal di Panjoka bisa menghabiskan waktu dua jam. “itu kalau kebetulan tidak hujan, kalau musim hujan begini, bisa sampai empat jam torang di jalan”, kata Viktor Sarigo kepada wartawan.
Terpisah, Pendeta Jemaat Bukit Sinai – Panjoka, Adolf Taroreh yang dihubungi Poso Raya via telepon, mengakui sulitnya melakukan aktivitas pelayanan karena infrastruktur jalan antara Lena dan Panjoka rusak parah.
“Sebagai hamba Tuhan, kami berharap Pak Darmin, bisa segera memperhatikan infrastruktur jalan antara Uelincu dan Panjoka, kalau beliau berkenan berkunjung tentu jauh lebih bagus ”, kata Adolf.
Ditambahkan oleh Adolf, permintaan kepada Bupati agar jalanan tersebut bisa diperhatikan, bukan saja semata-mata karena Desa Panjoka terletak di ujung kecamatan, tetapi sesungguhnya yang menjadi penekanan adalah bagaimana pemerintah bisa memikirkan infra struktur jalan ke kantong-kantong produksi, sehingga bisa meningkatkan hasil pertanian warga. “Kalau untuk masyarakat sebenarnya tidak banyak mengeluh karena memang selama ini mereka sudah terbiasa, tapi kan sejauhmana mereka bisa meningkatkan hasil kebunnya, itu yang harus dipikirkan oleh pemerintah. Karena itu, masyarakat ingin pak Bupati berkunjung ke sana”, kata Adolf. DW

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY