Perpustakaan Poso Masih Kekurangan Buku

0
182
Kepala kantor Perpustakaan dan Arsip daerah kabupaten Poso, Arif S Tandah mengatakan

POSO KOTA – Bila buku adalah jendela dunia, maka untuk membukanya adalah dengan membaca. Namun bagaimana bila buku itu langka? sumber daya manusia yang didengung-dengungkan akan menjadi kekuatan Indonesia hanyalah impian. Hal itu bisa terjadi di kabupaten Poso, sebab selain belum ada toko buku, perpustakaannya pun masih kekurangan koleksi buku.
Kepala kantor Perpustakaan dan Arsip daerah kabupaten Poso, Arif S Tandah mengatakan, jika mengikuti standar perpustakaan dilevel kabupaten, maka kantornya belum memenuhi standar, sebab dari syarat minimal harus ada 70 ribu buku, saat ini baru tersedia 20 ribu.
Minimnya anggaran yang diberikan ke lembaga ini menjadi sebabnya. Tahun 2015, tercatat hanya ada 75 juta rupiah diberikan yang hanya cukup untuk 7 judul buku saja. Sementara tahun 2016, jumlah ini naik menjadi 150 juta, namun hanya cukup untuk membeli 14 judul buku.
“Anggaran kita ini masih kurang, misalnya untuk mengadakan buku matematika saja itu besar, memakan anggaran jutaan, sebab berjenjang mulai dari SD sampai SMA,”jelas Arif. Kekurangan lain yang sangat terasa bila kita mencari buku referensi yang berkaitan dengan Poso. Misalnya untuk mengetahui penyakit Schistosomiasis, diperpustakaan, buku tentang penyakit langka ini belum ada sama sekali.
Jika melihat kondisi perpustakaan lalu membuka visi dan misi semua bupati yang pernah memimpin Poso ini, kita akan menemukan cita-cita mereka yang ingin meningkatkan sumber daya manusia daerah ini, namun kalau kita lihat kondisi perpustakaannya hal itu seperti hanya menjadi jargon saja.(IAN)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY