Jalan Lingkar Danau Poso Akan Dibenahi, Semangat Perubahan Atasi Kekurangan Anggaran

0
161
Alfret Suangga

POSO KOTA – Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu dalam sebuah kesempatan menegaskan, untuk mewujudkan visi misinya, dia bersama Wakil Bupati Poso T. Samsuri akan membenahi beberapa infrastruktur untuk mendukung potensi daerah yang ada, salah satunya membenahi jalan lingkar danau Poso.
“Jadi kita akan sesuaikan dengan karakter wilayah masing-masing. Kalau di Poso Kota, kita mengajak semua elemen masyarakat menata kota untuk meraih adipura, kantor-kantor SKPD harus bisa menjadi contoh bagi masyarakat. Di wilayah Pamona bersaudara kita akan fokus untuk menghidupkan potensi wisata, salah satunya membenahi infra struktur jalan lingkar Danau Poso, sehingga wisatawan nantinya bisa menggunakan jalan tersebut sebagai sarana reflektif, ada pun bagi masyarakat setempat tentu akan sangat terbantu, karena  kalau poros Dulumai-Tolambo sudah bisa tembus, praktis akan memperpendek jarak dari Korobona ke Tentena, kalau harapan ini bisa kita wujudkan, tentu geliat ekonomi masyarakat di sepanjang tepi danau akan tumbuh dengan sendirinya. Ada pun untuk wilayah Lore, kita akan jadikan sebagai wilayah pengembangan tanaman hortikultura serta peningkatan fasilitas wisata budaya. Situs-situs di sana akan kita pelihara, selain sebagai salah satu destinasi wisata, juga menjadi warisan kebudayaan yang harus kita lestarikan. Sebagai anak negeri di bumi sintuwu maroso, kita harus bangga memiliki itu semua. Tidak main-main, itu warisan peradaban masa lalu yang tidak dimiliki daerah lain”, urai Bupati kelahiran 9 Agustus 1964 itu.
Begitulah Bupati dan Wakil Bupati Poso Darmin-Samsuri, terus bergerak memberi contoh kepada jajaran birokrasi yang dipimpinnya untuk berbenah, dimulai dari sidak di kantor-kantor, mengunjungi langsung batas wilayah, sampai menghadirkan diri di tengah-tengah kegaduhan massa, seakan memberi nasehat kepada rakyatnya, bahwa semua masalah bisa terselesaikan jika pemerintah dan rakyat sama-sama memiliki niat baik, dan tercipta saling memahami. “Masalah itu jangan dihindari, tapi didekati untuk ditemukan solusinya,  Kalau kita jauhi kan kita tidak tahu perkembangannya, sehingga berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai ladang provokasi”, jelas Bupati,  mengajak rakyat untuk sama-sama bergerak cepat.
Mungkin karena itu, langkah tepat dan gerak cepat inilah yang membuat jajaran SKPD lebih kreatif dalam merespon kebijakan Bupati. “Tidak usah juah-jauh pak, rata-rata SKPD itu kan tidak memiliki anggaran khusus untuk pembangunan taman, tapi karena semangat perubahan senantiasa mengiringi langkah beliau, jadi semua jajaran SKPD lebih kreatif dalam bekerja, tidak bergantung pada kendala pendanaan, saya melihat salah satu kelebihan beliau ada di situ, jadi beliau mampu mensinergiskan pikiran dan tindakannya, kata dan perbuatannya seiring, sehingga semua jajaran di bawahnya termotivasi mengikuti kebijakan beliau”, urai Sekretaris Dinas Perumahan, Kebersihan, dan Tata Kota (Rumsikot), Alfret Suangga, saat ditemui di ruang kerjanya, tiga hari lalu. DW

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY