Bappeda Sudah Terima Renja SKPD

0
133
Simon Tiolemba

POSO KOTA  – Guna pencapaian sinergisitas prioritas pembangunan daerah Kabupaten Poso dengan rencana kerja (Renja) seluruh  perangkat Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) yang ada, maka Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda)  telah menerima  pemaparan seluruh SKPD mengenai rencana kegiatan  yang bakal dilaksanakan tahun 2017.
Paparan rencana kegiatan seluruh SKPD tersebut, diterima oleh Kepala Bidang Sosial Budaya Bappeda, Simon Tiolemba, mewakili Kepala Bappeda. Menurut Simon, penyampaian Renja SKPD sangat penting mengingat program pembangunan daerah ini, awalnya terlahir dari tangan mereka sebagai perpanjangan tangan Bupati dalam melaksanakan program pembangunan,sumber pembiayaan dari negara dan juga daerah, tercantum lewat APBN dan APBD.
“Kita di Bappeda sedang menggodok usulan SKPD sebelum ditetapkan sebagai anggaran kegiatan pembangunan daerah tahun anggaran 2017”tukas Simon Tiolemba, kepada Poso Raya. Selasa, (24/5).
Dengan pertimbangan demikian  Kata Simon, maka sangat diperlukan  singkronisasi usulan SKPD dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) termasuk di dalamnya, skala prioritas pembangunan yang termuat dalam RKPD Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Poso.
”Tujuan pembahasan ini untuk pencapaian singkronisasi,sinergisitas dan integriti terpadu dari semua SKPD, dengan program RPJMD dan RKPD pemkab Poso. Hal itu sangat perlu agar skala prioritas pembangunan daerah ini dapat tercapai secara maksimal,” Kata Simon
Terkait rencana program, Bappeda tetap merujuk pada aturan Badan Perencanaan Pembangunan  Nasional  (Bappenas) dimana mengacu pad konsep Tematik, holistik, integritit, dan spasial. Acuan ini tidak hanya berlaku di kabupaten Poso, tetapi juga digunakan  daerah lain dalam menyusun program pembangunan  masing-masing daerah.
Sementara Noldi Tobondo, kepala Bidang Pengembangan Wilayah dan Infrastruktur, mengatakan keterpaduan serta singkronisasi itu sangat penting  agar program terlaksana di daerah ini benar-benar berorientasi pada kebutuhan daerah bersifat primer dan hasilnya bisa dinikmati semua pihak teristimewa rakyat sebagai obyek pembangunan,“Kita berharap dengan terjadinya sinergisitas seperti ini, pembangunan kita  akan menjangkau  kebutuhan primer, dan hasilnya bisa dinikmati oleh rakyat Poso sebagai  tujuan utama dari pembangunan itu sendiri,” jelas Noldi. Nan

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY