Pansus DPRD Bahas Ranperda Narkotika

0
119
Rapat Pansus DPRD Kabupaten Poso bersama eksekutif di ruang sidang utama membahas Ranperda pencegahan narkotika.(F.Ferdinand)

POSO KOTA – DPRD Kabupaten Poso  kembali mengadakan rapat Panitia Khusus  (Pansus) guna membahas lanjutan Ranperda inisiatif DPRD terkait penetapan  Peraturan Daerah (Perda) tentang pencegahan danpenanggulangan peredaran  narkotika dan bahan adiktif yang sudah mengancam masyarakat kabupaten Poso.
Ranperda Narkotika ini sudah mengalami beberapa kali pembahasan. Adapun   rapat Senin kemarin sudah pada tahapan penggodokan oleh tim pansus VIII  menyangkut kategori dan pembagian kewenangan untuk pelaksana tes narkoba di setiap SKPD.
Pada pembahasan tersebut, Pemkab Poso diwakili Asisten I, Yus Madoli. Hadir juga Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) kabupaten Poso, Max Tungka.
Draft Ranperda ini, banyak memuat landasan dasar agar peredaran barang haram ini tidak sampai memasuki ruang publik, baik  di fasilitas umum, maupun  fasilitas negara lain. Selain itu konsep pencegahan dini dilakukan melalui tes Urine secara rutin di SKPD.
Beberapa  point yang di pertanyakan oleh eksekutif menyangkut rancangan  untuk pelaksanaan tes narkoba, pada salah satu pasal dilakukan langsung oleh Kepala SKPD. Dalam tanggapanya Kepala  BNN menyatakan setuju jika pencegahan narkoba langsung diadakan oleh SKPD Masing-masing, dalam  hal ini oleh Kepala Dinas.
Draft ranperda ini juga sudah membahas beberapa ketentuan untuk  pelaksanaan dan pencegahan peredaran arkotika di setiap perangkat kerja yang ada. Dengar pendapat antara DPRD dan Eksekutif itu, hampir  mencapai kesepakatan. Adapun yang masih tahap pembahasan terkait  sumber dana untuk pelaksanaan kegiatan dimaksud. Kalau kesimpulan sementara biaya akan dibebankan kepada setiap SKPD . Nan

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY