Bupati Sidak RSUD, Instruksikan Pembenahan untuk Kenyamanan Pasien

0
215
Bupati Darmin A Sigilipu saat melakukan inspeksi mendadak ke RSUD Poso (Foto: Humas Pemda Poso)

POSO KOTA – Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu Selasa pagi (3/5) kemarin meninjau kondisi RSUD Poso. Dalam peninjauan yang tidak diagendakan itu, Darmin meninjau seluruh bagian Rumah Sakit tersebut kaitannya dengan kondisi sarana dan prasarana yang ada di rumah sakit yang menjadi sumber terbesar Pendapatan Asli Daerah Pemerintah Kabupaten Poso tersebut.

Kabag Humas Pemda Poso, Leonard Nelloh menerangkan dari kunjungan itu Bupati menginstruksikan kepada managemen RSUD Poso untuk segera melakukan pembenahan terhadap sarana dan prasarana yang ada termasuk peningkatan kebersihan rumah sakit itu sendiri.
“Bupati hari ini menyempatkan meninjau kondisi RSUD Poso, kaitannya dengan sarana dan prasarana yang ada di rumah sakit” jelas Leo Nelloh. “Rumah sakit diharapkan untuk meningkatkan kebersihan untuk kenyamanan masyarakat yang berobat ke sana”katanya.

Dalam peninjauan ini Bupati Darmin Sigilipu didampingi dr. Ivi Lasawedi pejabat Sekretaris RSUD Poso yang sebelumnya sempat dituntut untuk diganti oleh sekitar 200 perawat dan bidan dalam aksi mereka pada Jumat (29/4) lalu.

Dari pemantauan Poso Raya sebelumnya menunjukkan kondisi di RSUD Poso sangat memprihatinkan, dari segi kebersihan, tumpukan sampah terlihat di sejumlah titik baik yang tersembunyi di dalam ruangan yang tidak digunakan, di saluran air, hingga bagian atap di lantai satu perawatan Interna dan lantai 2 perawatan anak. Kotoran kucing yang mengeluarkan aroma tidak sedap juga mudah ditemukan di sudut sudut bagian gedung rumah sakit, termasuk di bagian ruangan yang tidak digunakan. Bahkan yang lebih heran lagi rumah sakit yang seharusnya mengajarkan kebersihan itu justru tidak menyediakan tempat sampah untuk memudahkan masyarakat/pasien yang berada di rumah sakit itu membuang sampah kering maupun sampah basah.

Dari segi bangunan, beberapa bagian dari rumah sakit yang semula dibangun untuk ruang perawatan justru sudah tidak bisa digunakan setelah kerapkali air hujan merembes masuk ke dalam ruangan perawatan seperti yang terlihat di lantai 3 perawatan anak. Plafon rumah sakit juga nampak bolong di sejumlah tempat.

Selain itu, pasien yang sedang menjalani rawat inap ternyata tidak diberikan fasilitas seprei dan bantal, dimana pasien harus membawanya sendiri dari rumah masing masing. WC atau toilet yang rusak di bagian bangsal dan ruang kelas perawatan juga tidak dapat digunakan dan belum ada tanda tanda akan dilakukannya perbaikan.

Kalangan perawat juga mengeluhkan kesulitan mereka dalam menjalankan tugas melakukan perawatan dan pelayanan kepada pasien, kaitanya dengan ketersediaan peralatan medis seperti thermometer dan pispot yang disebutkan sulit untuk didapatkan “Kami perawat seringkali jadi sasaran kemarahan pasien dan keluarganya karena kondisi di rumah sakit ini” kata Sugianto Kaemuddin pekan lalu.

Lebih dari 200 perawat RSUD Poso pada Jumat (29/4) menggelar aksi demonstrasi dalam bentuk mogok kerja selama 2 jam dari pukul 8 pagi hingga pukul 9 pagi untuk menuntut dilakukannya pembenahan terhadap sarana dan prasarana di Rumah Sakit Umum Daerah Poso itu.(YHL)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY