Aksi Mahasiswa Warnai Hari Buruh dan Hardiknas

0
168
Aksi turun ke jalan mahasiswa dari beberapa organisasi seperti BEM, Pembebasan dan FMN menuntut kenaikan upah buruh dan pendidikan layak serta menolak privatisasi kampus

POSO KOTA – Aliansi Gerakan Solidaritas Pro Demokrasi (GSPD) yang  tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sintuwu Maroso, BEM Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), BEM fakultas Pertanian, beserta organisasi lain seperti Pembebasan dan Front Mahasiswa Nasional (FMN) menggelar aksi unjukrasa dalam momentum hari buru internasional (May Day) serta hari pendidikan nasional pada Senin (02/05) kemarin.

Aksi tersebut mengarah ke beberapa titik unjukrasa yang digelar oleh aliansi ini, yaitu dari dalam lingkungan kampus Unsimar menuju jalan pulau Kalimantan, jam kota dan lampu merah jalan pulau Sumatera.

dalam aksi tersebut beberapa tuntutan yang yaitu penaikan upah buruh, menghapus pemecatan sepihak, memulangkan buruh asing ilegal, tolak PP 78 tahun 2015, wujudkan pendidikan yang ilmiah dan demokratis, tolak bela negara, tolak komersialilasi dan privatisasi dunia kampus dan hapus UU PT Tahun 2012.

“Kami masih berharap, agar pendidikan yang layak masih jadi Program pemerintah kedepanya” ujar Luicardi, Kordinaton Aksi kepada Poso Raya.

Luicardi juga mengungkapka bahwa gaji buru saat ini yang berkisar 70 ribu per hari tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan sehari harinya, seperti untuk kebutuhan makan dan membiayai anak-anaknya untuk bersekolah.(RIF)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY