500 Pasukan Gabungan Amankan Relokasi Pasar Sentral

0
147
Penolakan relokasi yang dilakukan oleh sejumlah pedagang di pasar Sental pada bulan April lalu. (foto ;dok)

POSO KOTA – Sekitar 500 orang personil gabungan TNI – Polri dan Polisi Pamong Praja (Pol-PP) dilibatkan dalam pengamanan relokasi pedagang pasar Sentral hendak di pindahkan ke pasar baru  Poso.
Rencananya relokasi ‘final’ pedagang yang masih berjualan di lokasi yang secara resmi sudah ditutup itu akan berlangsung hari ini, Selasa (3/5)ini sesuai jadwal relokasi yang tercatat dalam agenda Tim  penutupan Pasar sentral Poso.
Adapun  rincian rincian jumlah pengamanan pemindahan para pedagang tersebut, mencakup  personil TNI sebanyak 150 anggota, terdiri dari pasukan yang berasal dari Kodim 1307 Poso, Batalyon 714 Sintuwu Maroso dan  Polisi Militer(POM). Sedang dari Brigadir Mobile (Brimob) Polda Sulteng, berjumlah 250 personil. Selain pasukan TNI –Polri, terlibat pula Polisi Pamong Praja  (Pol-PP) berkisar 100 anggota.
Sebelum relokasi dilakukan, Senin kemarin (2/5) para personil Brimob  Polda Sulteng, sudah di inapkan di lantai 2 Pasar sentral Poso.
“Sebelum proses relokasi berlangsung sudah ada pasukan  brimob akan menginap di lokasi kegiatan,” Ujar Leonard Kalembiro. Kepala Bidang (Kabid) Angkutan  Darat, Dinas Perhubungan Kabupaten Poso, dan masuk sebagai Tim  percepatan Relokasi Pasar Sentral.
Selain  menempatkan pasukan, pemerintah juga akan memadamkan listrik di areal pasar Sentral dan memutus aliran air dari Perusahaan Daerah Air Minum  (PDAM) Poso.
”Ini dilakukan untuk mengantisipasi hal tidak di inginkan mengingat  pada saat relokasi, ada beberapa titik bangunan langsung di robohkan, menggunakan alat berat,” urai Leonard Kalembiro.
Menurut Leonard, jika pemindahan para pedagang ini tidak mendapat halangan berarti, maka prosesnya hanya akan berlangsung sehari. “kalau  tidak ada halangan, bisa saja pemindahan pedagang tersebut berlangsung sehari. Namun dalam agenda Tim percepatan Relokasi dijadwalkan dari  hari Selasa (3/5) sampai dengan Kamis (5/5). Nanti kita lihat perkembanganya,”ujarnya.NAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY