Operasi Simpatik Serentak Dilaksnakan Awal Maret

0
186
Satuan Lalulintas saat melaksanakan Rapat kordinasi dengan Instansi terkait untuk melaksanakan Operasi Tinombala 2016, pada rapat Kasatlantas Polres Poso AKP Anton H Muhammad bertindak sebagai Moderator Rapat yang dilaksanakan di ruangan Kasat Lantas polres Poso, Jumat (26/2) (Foto: Fhandy) Foto: Kasat Lantas Polres Poso AKP. Anton H.Muhammad

POSO KOTA – Kepolisian Republik Indonesia akan melaksanakan Operasi Simpatik yang akan dilaksanakan serentak mulai 1 Maret tahun ini, jelang operasi yang akan di lakukan serentak itu, sebelumnya Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Poso bekerja sama dengan Instansi terkait sudah melakukan rapat kordinasi untuk melaksanakan operasi yang di beri nama Operasi Simpatik tinombala 2016. Jumat (26/2).

Dalam operasi itu, akan melakukan penertiban PKL yang menjajahkan jualannya di atas trotoar serta lahan parkir yang tidak sepantasnya dijadikan lahan parkir, tetapi lebih tertuju mengutamakan pengembangan Kawasan Lalu Lintas (KTL) dan menertibkan para pengendara baik roda dua juga roda empat yang melintasi di kawasan tersebut.

Kasatlantas Polres Poso AKP Anton H Muhammad, mengatakan, operasi simpatik yang akan dilaksanakan serentak pada 1 Maret itu merupakan operasi yang mengutamakan KTL dan pengembangan KTL.

“Operasi yang akan dilaksanakana pada 1 Maret itu dinamakan operasi simpatik tinombala 2016, pada operasi in i kita mengutamakan ketertiban di kawasan KTL dan juga kita akan melakukan pengembangan di KTL yang sudah ada,” katanya.

Ia menambah, untuk Kawasan yang termaksud KTL saat ini di jalan pulau Sumatra yan nantinya akan mualai di tertibkan kembali, dalam proggram operasi ini pihaknya juga akan menambah KTL lainya, dalam operasi tersebut.

“Banyak pengguna jalan yang melintas di KTL itu masih melanggar jadi dari perogram ini kita kembali tertibkan kembali juga peningkatan KTL yang sidah ada, kita juga akan memperkenalkan kawasan yang akan di jadikan KTL, untuk penambahkan KTL ini, kami mengambil poros jalan Pulau Kalimantan,” ucapnya.

Ia menghimbau, pengguna jalan sebaiknya dapat mematuhi peraturan yang sudah berlaku, jika melanggar akan dilakukan penindakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Hal itu dilakukan terciptanya ketertiban di kawasan itu, karena pengendara yang melanggar di kawasan itu dendanya dua kali lipat dari denda normalnya, karena itu sudah menjadi ketentuan perundang undangan yang ada sesuai dengan undang undang lalu lintas,” jelasnya.

Operasi yang juga melibatkan TNI, Satpol PP, Dishub juga instansi terkait lainnya itu akan melakukan penertiban kepada pedagang yang menjajahkan jualannya di atas trotoar, selain itu juga menertibkan parkiran yang dianggap tidak pantas dijadikan lahan untuk parkir.

“Operasi ini yang bekerja sama dengan TNI, Satpol PP, Dishub dan instansi terkait lainnya akan melakukan penertiban kepada pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di trotoar, selain itu kita akan kita akan menertibkan kendaraan yang memarkirkan kendaraannya di lahan yang bukan lahan parkir,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan operasi simpatik yang dilakukan secara umum oleh Kepolisian repoblik Indonesia dan secara khusus Polres Poso bekerja sama dengan instansi terkait akan melakukan Operasi Simpatik Tinombala kepada masyarakat Poso mulai  1 Maret tahun ini.

“Mulai 1 maret tahun ini kita akan mulai melakukan kegiatan yang di beri nama Operasi Simpatik Tinombala 2016 yang bekerja sama dengan instansi terkait untuk melakukan penertiban kepada masyarakat Poso, diharapkan kepada masyarakat dapat mematuhi peraturan dan ketentuan yang berlaku demi menciptakan Poso yang tertib,” pintanya. AND

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY