Layanan BPJS Dinilai Belum Maksimal

0
106
dr Samsu Alam

POSO KOTA- Layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dirasakan belum maksimal oleh sejumlah pihak. Selain masyarakat, kini anggota DPRD yang juga seorang dokter mengeluh karena kerap masih harus membeli obat diluar.
“Padahal saya tahu obat itu masuk dalam daftar yang dijamin oleh BPJS namun tidak ada dirumah sakit,”kata anggota komisi III DPRD ini. Menurut dia bukan hanya inspektorat, pihak Badan Layanan Umum (BLU) rumah sakit juga harus menjelaskan mengapa banyak pasien peserta BPJS masih harus membeli obat diluar.
Sebagai anggota DPRD, Samsu Alam mengatakan sudah pernah mengkomunikasikan kondisi pelayanan BPJS dan RSUD Poso ini ke inspektorat yang juga merupakan anggota dewan pengawas BLUD RSUD Poso. Sejak berdiri sendiri terlepas dari dinas kesehatan, RSUD Poso menjadi BLU yang mengelola sendiri pendapatannya.
Dalam struktur BLU ini ada dewan pengawas yang biasanya diketuai oleh sekretaris daerah sesuai peraturan menteri kesehatan nomor 10 tahun 2014 tentang dewan pengawas rumah sakit dan peraturan menteri keuangan nomor 109/pmk.05/2007 tentang dewan pengawas badan layanan umum.
Namun meski sudah pernah menyampaikannya kepada pengawas, menurut dr Samsu Alam, tetap saja pelayanan RSUD tidak berubah. Bahkan dirinya yang seorang dokter sekaligus pejabat negara masih harus membeli obat diluar rumah sakit. Menginga tidak berubahnya layanan kepada para pasien, dr Samsu Alam meminta kepada pimpinan DPRD agar segera memanggil pengelola RSUD Poso untukĀ  dilakukan dengar pendapat.(IAN)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY