Nakeswan Akan Sosialisasi Bahaya Rabies, Masih Banyak Pemilik Anjing Enggan Lakukan Vaksin

0
122
Terlihat Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan Memasang Spanduk Waspada Rabies Di Tengah Perantara Desa Saatu Dan Pinedapa. Foto Syarif

POSO KOTA – Data Dinas Kesehatan menyebutkan hingga akhir Januari 2016, ada sekitar 20 orang warga Poso yang sudah di vaksin rabies setelah digigit anjing yang terkena rabies. Adapun tahun lalu tercatat ada 530 kasus dengan 8 orang diantaranya meninggal dunia. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Nakeswan) mengatakan, salah satu kendala mereka dalam melakukan vaksin terhadap anjing peliharaan warga karena kurangnya kesadaran para pemilik hewan itu dalam
Kepala Dinas Nakeswan, Christian Ntaba, mengatakan, pihaknya akan segera melakukan sosialisasi bahaya rabie dengan bermodalkan Peraturan Daerah nomor 9 tahun 2015 tentang pencegahan Rabies. Aturan ini menjadi penguat bagi Nakeswan menghadapi para pemilik ternak yang tidak mau anjingnya di vaksin.
“Perda ini,menjadi payung hukum bagi petugas kami bersama tim terpadu dilapangan pada saat mereka hendak melakukan tugas vaksinasi termasuk tindak pemusnahan anjing terindikasi mengidap rabies,”kata Ntaba. Data yang dimiliki dinas ini sendiri menunjukkan terdapat sekitar 23 ribu ekor anjing yang tersebar di 19 kecamatan, belum diketahui berapa dari jumlah itu yang kini mengidap rabies.
Chris berharap, kesadaran masyarakat bisa membantu pihaknya dalam melakukan vaksin terhadap anjing-anjing yang sebagian besar berkeliaran bebas di jalan. Kesadaran masyarakat dikatakannya sangat penting dalam menghadapi serangan virus rabies pada anjing dengan cara bekerjasama dengan petugas dilapangan.
”Masih banyak masyarakat kita yang masih ogah-ogahan, bahkan ada yang keberatan saat anjingnya akan divaksinasi. Tapi dengan adanya Perda ini, kita telah memiliki hak untuk bertindak ataupun memaksa.”Tegas Chris Ntaba.(IAN)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY