Morowali Perlu Peningkatan SDM

0
203
Ir Joue Syarifuddin Hadie

MOROWALI – Seorang tokoh masyarakat di Kabupaten Morowali ternyata memiliki niat yang tulus dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat di Kabupaten Morowali. Ia adalah Ir Joue Syarifuddin Hadie, putera asli Bungku, yang akrab di sapa Om Jo.
Menurutnya, kualitas SDM Morowali saat ini masih dapat dikatakan belum mapan, atau masih rendah karena banyaknya pekerja-pekerja dari luar daerah yang dibutuhkan di daerah tersebut. Contoh kecilnya adalah dimana dalam penulisan gelar yang tertera di nama pada kertas undangan masih sangat banyak kekeliruan.

Om Jo mengatakan sebagai persiapan perkembangan daerah ke depan, apalagi jika mekar menjadi propinsi, maka mind power (kekuatan pikiran-red) harus dipersiapkan sejak awal, dan saatnya dimulai dari sekarang sehingga tidak kaku menghadapi kemajuan pesat yang akan terjadi ke depan.

Dalam percakapan dengan Poso Raya, Om Jo juga mengisahkan sedikit sejarah bahwa sejak tahun 1600, Bungku telah melakukan ekspor hasil pertanian hingga ke negara China dan Belanda. Sedangkan pada tahun 1800 telah dimulai penggagasan penanaman pohon kelapa yang pada saat itu masih zaman penjajahan Belanda, sementara di wilayah Kendari pun belum ada perencanaan seperti itu.

“Sejak tahun 1600 Bungku ini sudah mengekspor komoditi pertanian ke China dan Belanda, dan mulai tahun 1800 mulai digalakkan penanaman pohon kelapa yang hingga saat ini masih banyak peninggalan-peninggalan kebun kelapa yang telah diremajakan” jelasnya.

Ditambahkan, untuk peningkatan SDM sendiri bukan hanya pada satu sisi saja, melainkan di seluruh bidang ilmu sehingga nantinya pemerintahan di Kabupaten Morowali ke depan, dapat  sesuai dengan bidang ilmu yang dikuasainya dan dapat memberikan kemakmuran berkepanjangan bagi rakyat, bukan hanya berkelanjutan saja dengan memanfaatkan segala sumber daya alam yang ada baik dari darat maupun laut.

“Dengan dicapainya kemampuan teknologi tinggi, pasti akan meningkatkan hasil di sektor andalan, yakni pertanian, perkebunan, kelautan, dan pertambangan secara komperhensif,” pungkas Om Jo yang dikabarkan juga berniat akan maju bertarung di Pilkada 2018 mendatang. (BBG).

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY