Bahaya Rabies Mengintai, Ada 20 Kasus Gigitan Anjing Gila Diawal Tahun

0
263
Terlihat Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan Memasang Spanduk Waspada Rabies Di Tengah Perantara Desa Saatu Dan Pinedapa. Foto Syarif

POSO KOTA – Belum reda wabah demam berdarah dengue (DBD) yang menyerang secara diam-diam, kini warga kabupaten Poso harus mewaspadai lagi satu ancaman serius, yakni wabah rabies akibat gigitan anjing gila. Data Dinas Kesehatan menunjukkan hingga akhir Januari 2016 tercatat ada 20 kasus gigitan anjing gila yang positif rabies.
Penyakit ini menyerang dibeberapa wilayah endemis yang selama ini memang dikenal sebagai tempat dimana banyak anjing berkeliaran yakni kecamatan Lage, Pamona Bersaudara dan Lore bersaudara. Dibandingkan tahun lalu, angka kasus gigitan tahun ini meningkat.
Kepala Dinas Kesehatan, dr Jani Moula, mengatakan, dari 20 warga yang menjadi korban gigitan anjing itu belum ada yang dinyatakan meninggal dan kini masih dalam penanganan secara intensif. Karenya, Jani menghimbau agar warga selalu mewaspadai bahaya yang berasal dari gigitan binatang peliharaan ini.
Data Dinkes 2015 mencatat ada 530 kasus gigitan dengan 8 orang dinyatakan meninggal dunia karena lambat ditangani secara medis. Agar jumlah korban tidak terus bertambah, selain sosialisasi, tahun ini Dinkes telah menyiapkan 600 set vaksin anti rabies. Penambahan ini menurut dr Jani Moula setelah dilakukan pengkajian oleh dinas kesehatan dan belajar dari pengalaman tahun lalu dimana jumlah penderita rabies sangat banyak sehingga membutuhkan vaksin dalam jumlah besar.
Beberapa kendala yang kini masih menjadi pekerjaan rumah bagi dinas kesehatan adalah kurangnya kesadaran para pemilik anjing untuk melakukan vaksin rabies kepada peliharaannya itu selain karena jarak antar wilayah endemis yang berjauhan sehingga menyulitkan petugas melakukan pendataan. Selain itu ternyata bukan hanya anjing, hewan lain yang juga potensial menularkan rabies juga adalah kucing dan kera, kedua hewan ini juga banyak ditemukan di kabupaten Poso.(MSR)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY