Penertiban BBM, Wabup Pimpin Monitoring Ke SPBU

0
141
Kabag Humas Morowali, Buharman

MOROWALI -Banyaknya keluhan masyarakat mengenai pendistribusian Bahan Bahan Bakan Minyak (BBM) dari SPBU Bungku yang dinilai tak becus, tim terpadu menggelar rapat dengan sejumlah pihak terkait di ruang pertemuan Kantor Bupati Morowali, Kamis (14/01/2016).
Rapat yang dipimpin oleh Asisten II, Faroukh Gibran itu diikuti oleh Kasdim 1311 Morowali, Perwakilan Polsek Bungku Tengah, Danramil 1311-01 Bungku Tengah, pihak Dinas ESDM, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Camat Bungku Tengah, Babinsa Desa Bente-Bahomohoni, pihak Satpol PP, Kepala Bagian Ekonomi, serta Bagian Humas dan Protokol.
Dalam rapat tersebut, terdapat sejumlah poin penting yang disepakati, yakni masyarakat tidak dibenarkan melakukan penjualan BBM eceran di sekitar wilayah SPBU dalam radius yang akan ditetapkan dan diberikan waktu untuk pindah hingga tanggal 25 Januari 2016.

Untuk pengisian jerigen disepakati akan tetap dilayani akan tetapi hanya yang memiliki rekomendasi yang diterbitkan oleh pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali.
Sedangkan untuk BBM emergency harus tetap disediakaan dalam tanki penampungan bukan di jerigen seperti yang selama ini dilakukan oleh pihak SPBU.

Kesepakatan lain dijelaskan Kabag Humas dan Protokol, Buharman L adalah mengenai harga eceran di pedagang-pedagang akan ditetapkan setelah ada kesepakatan dari sejumlah pihak yang akan diundang rapat dalam waktu dekat.
Sedangkan masalah pakaian dan safety petugas SPBU serta pemegang nossel harus sesuai dengan ketentuan dan standart dari Pertamina sehingga diketahui jelas siapa karyawan sesungguhnya. “Itulah kesepakatan hasil rapat kemarin dan apabila dilanggar akan ditindak tegas sesuai dengan aturan yang berlaku” jelas Buharman saat ditemui Jum’at (15/01/2016).

Sebagai tindak lanjut dari hasil rapat tersebut maka pada Jum’at hari ini, dipimpin oleh Wakil Bupati Morowali, SU Marunduh dan diikuti seluruh pihak yang telah mengikuti rapat sebelumnya, dilakukan monitoring ke SPBU Bahomohoni dan sejumlah pedagang BBM eceran di sekitar SPBU.
Wabup memerintahkan agar para pedagang BBM eceran di depan SPBU untuk segera pindah dan membongkar tempat penjualan serta penampungan BBM.

Seperti diketahui, masalah distribusi BBM di wilayah Bungku tak kunjung usai sehingga keluhan dari masyarakat tak henti-hentinya dilayangkan kepada pihak Pemkab Morowali untuk segera mengambil tiindakan terkait perubahan pelayanan di SPBU.BMG

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY