Wisata Alam Touna Belum Terkelola Secara Baik

0
135
Danau Poso menjadi nyawa pariwisata dan pertanian diwilayah Pamona bersaudara.(foto :yoanes Litha)

TOUNA – Potensi wisata di kabupaten Tojo Unauna cukup banyak mengundang perhatian kalangan wisatawan, baik wisata bahari maupun wisata alam.
Namun sayangnya, wisata alam  di daerah ini belum terkelola secara baik. Hal ini seperti terlihat pada wisata alam air terjun di Dusun III Kajuwou Desa Sansarino.
Menurut Andi salah seorang warga Ampana,  wisata alam berupa air terjun yang ada di Dusun III Kajuwou tersebut cukup menarik untuk dikunjungi bahkan karena menjadi salah satu obyek wisata yang luar biasa. Hanya saja, kondisi lokasi air terjun yang tidak terawat dan juga jalan menuju ke lokasi yang masih rusak membuat warga enngan dating ke tempat itu.
“Padahal air terjun yang ada di Kajuwou ini sangat luar biasa, karena berada tidak jauh dari kota.Hanya saja potensi wisata ini tidak terkelola dengan baik ditambah lagi akses jalan menuju lokasi juga rusak,sehingga orang enggan berkunjung,” katanya, baru-baru ini.
Dia menyebutkan, selain wisata bahari wisata alam lainnya yang belum terkelola dengan baik bukan hanya air terjun Sansarino, tetapi wisata alam yang ada di Kecamatan Ulubongka, berupa jeram sungai Olobongka dan tracking road adventure yang berada Dataran Bulang Kecamatan Ampana Tete.
Dia mengatakan, semua potensi wisata alam itu sangat indah dan dapat mengundang wisatawan yang suka dengan olahraga yang menaikkan adrenalin, hanya saja Pemerintah setampat belum menjadikan potensi alam itu sebagai salah satu tujuan wisata di daerah ini karenma masih mengedepankan tujuan wisata bahari.
“Kalau potensi wisata alam itu dikelola dengan baik, pastinya daerah ini akan banyak dikunjungi oleh pencinta wisata alam baik dari mancanegara maupun dalam negeri sendiri,” katanya.
Dia menambahkan, beberapa waktu lalu sejumlah pencinta alam asal Bandung Jawa Barat datang ke sungai Bongka, untuk menjajaki sungai Bongka dengan arum jeramnya yang cukup dahsyat. Dan mereka sangat takjub dengan kondisi dan keberadaan alam sepanjang sungai Bongka tersebut dan tidak ada duanya.
“Artinya dari hasil survey dan penjajakan yang dilakukan oleh pencinta Alam asal bandung tersebut, memberikan angin segar buat kita di daerah ini dalam mengelola wisata alamnya,” katanya.
Sementara itu, Bagian Destinasi Wisata pada Dinas Pariwisata Kabupaten Tojo Unauna, Aspan Taurenta mengakui, potensi wisata alam yang dimiliki oleh Touna belum terkelola dengan baik, sehingga banyak lokasi wisata alam kurang dikunjungi warga maupun wistawan, seperti kawasan sungai Bongka dan Dataran Bulang.
“Kedepannya kami akan berupaya menjadikan wisata alam sebagai salah satu tujuan wisata di daerah ini, agar wisatawan asing bisa dating ke daerah ini,” ujarnya.
Dia mengatakan, saat ini pihaknya memang masih berkonsentrasi pada wisata bahari namun bukan berarti wisata alam ditinggalkan. Seperti kawasan Dataran Bulang dan Sungai Ulubongak akan menjadi priritas utama dalam mengembangkan obyek wisata alam di daewrah ini.
“Kami akan memperhatikan potensi wisata alam tersebut, sehingga Touna bukan hanya terkenal dnegan wisata baharinya tetapi wisata alamnya juga bisa diandalkan,” tandasnya. RHM

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY