Selama 2015 Polres Touna Tangani 446 Kasus

0
114
Sejumlah barang bukti berupa kendaraan roda dua dan beberapa tersangka kasu Curanmor yang berhasil diungkap dan ditangkap pihak Polres Touna salama tahun 2015. FOTO : DOK HUMAS POLRES TOUNA

TOUNA – Selama Tahun 2015 jajaran Polres Tojo Unauna (Touna) menangani sebanyak 446 kasus atau meningkat dari tahun sebelumnya sebanyak 435 kasus.
Dalam rilisnya Humas Polres Touna menyebutkan dari sekian kasus yang ditangani  didominasi kasus penganiayaan, Narkoba, Pencurian, Curanmor, Perkosaan, Pencabulan, Pencemaran Nama Baik serta kasus Konvensional lainya maupun yang dapat mengganggu situasi kamtibmas di wilayah ini.
Kapolres Touna melalui Paur Humas Polres Touna Bripka Ridwan menyebutkan, adapun perbandingan kasus menonjol yang ditangani Jajaran Polres Touna,  Penganiayaan selama 2014 sebanyak 87 kasus sedanagkan di tahun 2015 sebanyak 89 kasus. Kasus Pencurian 53 kasus  di tahun 2014 dan 75 kasus pada 2015.  Kasus Curanmor 21 kasus di 2014 dan 12 kasus di 2015 atau mengalami penurunan. Kasus Pencabulan sebanyak 25 kasus  di tahun 2014 dan 22 kasus di  tahun 2015 atau mengalami penurunan. Kasu Perjudian sebanyak 10 kasus di tahun 2014 dan 3 Kasus  di tahun 2015. Kasus Narkoba 4 kasus di tahun 2014 dan 20 kasus  pada tahun 2015.
“Kasus ini sangat menonjol di tahun 2015 dan angka peningkatan kasus naik cukup signifikan,” katanya, Selasa (5/1/2015).
Dia menyebutkan, untuk kasus Korupsi, Polres Touna selama tahun 2014 hanya menangani 1 kasus sedangkan pada tahun 2015 menangani 2 kasus. Sedangkan kasus Ilegal Logging selama 2014 sebanyak 3 kasus sedangkan pada tahun 2015 mengalami kenaikan menjadi 9 kasus.
“Kasus Ilegal Logging merupakan kasus yang menjadi perhatian khusus bagi Polri, sehingga pihaknya tidak segan-segan menindak pelakukanya,” ujarnya.
Selain itu kata dia, kasus Ilegal Fishing, pada tahun 2014 tidak ada kasus yang ditangani namun pada tahun 2015 menangani 4 kasus. Sementara kasus Bahan Bakar Minyak (BBM) Ilegal, pada tahun 2014 ditangani sebanyak 11 kasus sedangkan pada tahun 2015 hanya 6 kasus saja.
Dia menyebutkan,  untuk kasus  kecelakaan Lalulintas selama 2015  terjadi sebanyak 96 kejadian yang ditangani. Sedangkan tahun 2014 dengan jumlah kejadian yang sama.
“Kecelakaan Lalulintas didominasi kecelakaan kendaran roda dua (Motor),” sebutnya.
Sedangkan  akibat kecelakaan lalulintas tersebut pada tahun 2014 sebanyak 15 orang korban meninggal dunia dan pada tahun 2015 sebanyak 25 korban  meninggal dunia. Sementara 16 korban luka berat pada tahun 2014 dan pada tahun 2015 sebanyak 24 korban luka berat. Untuk korban luka ringan  sebayak 154 orang selama tahun 2014 dan 163 korban pada tahun 2015.
“Kerugian materil pada tahun 2014  sebesar Rp.316.150.000, sedangkan pada tahun 2015 hanya sebesar Rp.177.470.000,” tandasnya. RHM/*

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY